Kamis, 08 Desember 2011

Uang 1.000 nya ke mana?

Aku ingin menceritakan ulang cerita dari salah seorang muridku, yang sebenarnya aku, dulu ketika masih sekolah, pernah mendengarnya juga dan ketika itu aku (juga) bingung. Menurutku, cerita ini lebih tepat disebut sebagai masalah (matematika), pada waktu sebelumnya orang lebih mengenalnya sebagai soal cerita.

Suatu ketika ada 4 orang anak, sebut saja A, B, C, dan D, hendak jajan di kantin sekolah. Kecuali D, yang kebetulan tidak membawa uang, masing-masing patungan sebesar Rp 10.000,00. Sehingga uang yang dikumpulkan berjumlah Rp 30.000,00. Selesai makan dan membuat perhitungan berhitung dengan ibu (pemilik) kantin, ternyata jumlah yang harus mereka bayar adalah Rp 25.000,00. Dengan demikian, mereka mendapat kembalian Rp 5.000,00. Selanjutnya uang kembalian itu diserahkan kembali sebesar Rp 1000,00 untuk setiap anak yang tadi patungan, dan sisanya sebesar Rp 2.000,00 diserahkan kepada si D, yang tidak membawa uang. Sesampainya di kelas, keempat orang tersebut kembali berhitung tentang jumlah uang yang mereka keluarkan. Jumlah uang yang terkumpul setelah pengembalian sebesar Rp 27.000,00, ternyata yang dipakai hanya sebesar Rp 25.000,00, sementara yang Rp 2.000,00 diserahkan kepada si D. Hitungan mereka (tanpa satuan) mendapatkan hasil sebagai berikut

27.000 + 2.000 = 29.000

Kemudian mereka bertanya-tanya, “Lah yg Rp 1.000,00 ke mana?” :-/

Yup,,, jawabannya bisa dijelaskan sebagai berikut.

Pada saat mereka bertiga patungan sebesar Rp 10.000,00, uang yg berhasil dikumpulkan sebesar Rp 30.000,00. Adapun penggunaan uangnya adalah Rp 25.000,00 untuk makan, Rp 2.000,00 untuk si D, dan Rp 3.000,00 untuk dikembalikan kepada mereka bertiga. Dalam kalimat yang lebih sederhana bisa dituliskan (tanpa satuan) sebagai berikut.

Jumlah uang yang masuk, 3 × 10.000 = 30.000

Penggunaan, 30.000,00 - 25.000 - 2000 - (3 × 1.000) = 0

Sementara untuk kasus yang kedua kesimpulan dari logika berfikir yang keliru, yaitu

Jumlah uang masuk, 3 × 9.000 = 27.000

Penggunaan, 27.000 - 25.000 - 2.000 = 0

Jadi, uang sebesar Rp 1.000,00 pada kasus yang kedua ini memang tidak ada. Ga perlu dicari lagi kan ke mana perginya :D

Selengkapnya......

Kamis, 27 Oktober 2011

MENYAJIKAN DATA MENGGUNAKAN DIAGRAM BATANG

Ada banyak cerita dari sebuah gambar. Demikian hebatnya gambar dalam menceritakan sebuah tulisan. Pun dalam pembelajaran matematika. Pada materi pokok statistika, salah satu kegiatan statistika adalah menyajikan data ke dalam diagram.

Adapun untuk data diskrit, kita bisa menyajikannya ke dalam diagram batang atau lingkaran. Bisa kita kerjakan secara manual dengan tangan atau menggunakan aplikasi Excel. Untuk menyajikan data menggunakan Excel, maka berikut langkah-langkahnya:
1. Siapkan data seperti berikut

2. Klik INSERT*pilih jenis CHART yag diinginkan
3. Untuk mengedit diagram, bisa diutak-atik sendiri pada LAYOUT
Selesai. Mudah bukan? Langkah yang sama bisa digunakan untuk menyajikan data ke dalam diagram Lingkaran. Selamat mencoba.
Selengkapnya......

Minggu, 10 Juli 2011

SEGITIGA AJAIB

Segitiga ajaib merupakan susunan bilangan-bilangan tertentu dalam sebuah lingkaran yang membentuk segitiga seperti gambar berikut.

Tantangan kita di sini adalah mengisikan bilangan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9 pada lingkaran-lingkaran tersebut sedemikian sehingga jumlah bilangan pada masing-masing sisi segitiga tersebut sama. Menarik untuk dicoba bukan?

Bagi yang sudah terbiasa bermain dengan teka-teki segitiga ajaib tersebut pasti bukan hal yang sulit untuk menyelesaikannya. Tapi bagi Anda yang masih kesulitan untuk menentukan susunan bilangan-bilangan pada segitiga tersebut, saya akan membagi rahasianya pada Anda.

Misalnya kita menghendaki panjang masing-masing sisi segitiga tersebut 20. (mengapa 20, jawabannya bisa Anda temukan setelah memahami seluruh tulisan ini).

Kita hitung jumlah sisi-sisi segitiga tersebut, yaitu 3 x 20 = 60.

Diketahui jumlah bilangan penyusun sisi-sisi segitiga tersebut 1 + 2 + 3 + ... + 9 = 45.

Kita cari selisih jumlah sisi-sisi segitiga dan jumlah bilangan penyusun, yaitu 60 – 45 = 15.

Selanjutnya kita cari 3 bilangan yang berjumlah 15 untuk diletakkan di lingkaran pada sudut-sudut segitiga, yaitu 4, 5, dan 6. (4 + 5 + 6 = 15)

Langkah akhir dari penyelesaian segitiga ajaib ini adalah memilih bilangan-bilangan yang tepat untuk diletakkan di lingkaran-lingkaran sisanya. Tentu saja jumlah bilangan pada masing-masing sisi harus 20. Untuk contoh seperti di bawah pada sisi yang paling kiri, jumlah bilangan pada 2 lingkaran di sudut segitiga adalah 4 + 5 = 9, sehingga untuk mendapatkan 23, masih diperlukan 11. Nah, nilai 11 tersebut kita ambilkan dari bilangan-bilangan penyusun, yaitu 2 dan 9.

dan inilah hasil akhirnya,

Bagaimana? Mudah bukan? Silahkan dicoba untuk ukuran sisi segitiga yang lain misalnya 17, 18, 23, atau ukuran sisi yang lain. Bagaimana kesimpulan Anda tentang panjang sisi yang mungkin untuk menyelesaikan segitiga ajaib tersebut?

Selengkapnya......

Selasa, 07 Juni 2011

ANALISIS HASIL ULANGAN HARIAN

Salah satu tugas guru adalah melakukan penilaian. Hasil penilaian ini selanjutnya kita analisis untuk menentukan bagaimana penguasaan siswa terhadap kompetensi yang diujikan. Adapun contoh form analisis yang biasa dipakai di sekolahku bisa didownload di sini.
Penggunaannya cukup mudah, Anda tinggal mengisikan identitas, nama siswa, skor butir, skor maksimum, dan nilai KKM.
Berikut adalah contoh tampilannya, yang ditandai dengan warna biru adalah data yang harus diisikan.
Untuk halaman 5, data harus diurutkan berdasarkan perolehan nilai yang terbesar sampai terendah. Saya tandai dengan warna biru seperti gambar di atas.
Analisis hasil ulangan harian ini idealnya dibuat setiap kali guru melaksanakan ulangan. Selain untuk mengetahui seberapa besar penguasaan anak terhadap kompetensi yang kita ujikan, bukti analisis ini merupakan salah satu persyaratan untuk kenaikan pangkat/golongan bagi guru, di mana setiap semester harus ada minimal 1 analisis.
Adapun kelengkapan dari analisis hasil ulangan harian antara lain, soal ulangan lengkap dengan kisi-kisinya, bukti pengumuman ulangan harian, dan daftar hadir remidi/pengayaan.
OK,, selamat mencoba...

Catatan: form yang sy buat bs dipakai untuk rombel yg terdiri dari 32 siswa, dan soal ulangan yg terdiri dari maksimal 10 butir.
Selengkapnya......

Selasa, 14 Desember 2010

Nilai UAS 9C

NO.
NAMA SISWA
NILAI
1.
AGAM TRIA ANDITA
41
2.
ARUM NING TYAS APRILIANI
55
3.
BINTANG PRAYOGA
41
4.
IDA AYU DWI KUSUMA
66
5.
LILIS RATNASARI
68
6.
NIKA AGUSTINA
81
7.
UTARI ANDAYANI
77
8.
ANGGITA TANIA MARETA
36
9.
ANISA MAYANGSARI
44
10.
ASEP PRASETYO
53
11.
MARLINA ADITYASARI
54
12.
MARSELLY TRISIANI
58
13.
RIZQIA SAHARA AVINDA
65
14.
YOPI INDARTO
59
15.
ANDRI KURNIAWAN
59
16.
BUDI PEBRI WAHYUDI
47
17.
KUNCORO BAGAS TRI
53
18.
MUHAMMAD SANDY ARYA
60
19.
ARI IRMAYANTI
37
20.
ARIEF SETYO SYAHPUTRO
56
21.
FERY ARDIAN INMAS PUTRA
56
22.
NOVAN ADI PRATAMA
48
23.
RIBUT EKO BUDIARTO
46
24.
WISNU BAYU AJI
43
25.
ADITYA CAHYA WIRADANI
38
26.
MAYA EMMA BETARI H
46
27.
MUHAMMAD FARID SHIDDIQ
48
28.
RANGGA ASYSYAIFI IBRAHIM
51
29.
SANTO WIWOHO
54
30.
ALFIAN EKA KURNIAWAN
45
31.
BAGAS SANNY PUTRANTO
47
32.
JOKO WALUYO
35
33.
LUHUR BUDI SANTOSO
38
34.
LUTHFIANNISA MAHARDIKA
29
35.
RISKA TRI WAHYUNI
60
36.
VIKA RISTINA
65
Selengkapnya......

Nilai UAS 9B

No.
NAMA SISWA
NILAI
1.
ARIS SETYAWAN
64
2.
CHENY AUGUSTA DEBIYANA
59
3.
DIMAS TUTUT LISTIANINGSIH
68
4.
EFTANASTA CHEISAR K
69
5.
RINGGA WIJAYA
83
6.
DAVISMA SOVIAN HADI N
73
7.
RICKO RICHARD YAPARI
87
8.
RIZKY GRAHANDIKA PUTRA
69
9.
AAN YULIAN
83
10.
ADAM GRANADIYANTO
86
11.
AGUNG SETYAWAN
85
12.
ANDIK TRI NURCAHYO
90
13.
ANNISA INTEN PRAWESTI
65
14.
FITRIA DWI LESTARI
88
15.
NANIK RETNOSARI NUR
75
16.
TRI PRAMMESTIYA WATTI
74
17.
ARIS PURNOMO
50
18.
AYUNADEA PEBRI SAPUTRI
73
19.
DWI MARDYANINGRUM
100
20.
FANNY APRILIAWATI
76
21.
M. ASYROFFUL FAUZI
50
22.
NUFITRIA AYU SEKAR
37
23.
RIZKY AULIA PUTRI
35
24.
RYAN DWI RAMADHAN
21
25.
VARIAN VANI NUGRAHA
17
26.
VIVI SEPTIANINGRUM
26
27.
WAHYU PURBO N
30
28.
ALGAR PRAKOSA B
90
29.
ARIZKAL MUHTAROM O
66
30.
BIMO ARI SULISPRIYANTO
27
31.
ELSA VIDYANA D
10
32.
FAHRI ADITYA PUTRA
29
33.
KIKI HANDAYANI
51
34.
MAR'ATUS SOLIKHAH
64
35.
NURITA WIDYA SARI
18
36.
IRFAN DANASTIA PUTRA
58
37.
MENANG YOGI PRASTYO
45
38.
PERI EKO PRAYITNO
38
39.
SUGIARTO
97
Selengkapnya......

Nilai UAS 9A

Nomor
NAMA SISWA
NILAI
1.
ANDI NUR CAHYONO
44
2.
GALUH RATIH ANDANI
40
3.
POPPY LYA CHARLICHA
46
4.
RINNI HARDIYANTI
55
5.
SEFYAN DWI HERDIAWAN
48
6.
YUDA KHARISMA NUGRAHA
30
7.
YULIANITA PURWANDARI
38
8.
AJENG SOKA
43
9.
ANDHIKA DWI SAPUTRA
42
10.
BAGUS YAHUDI
47
11.
DEDY HERI SUBAGYO
23
12.
DONAN HARYO ARDYANTO
52
13.
FARADILA ARNINTA DERLIA
55
14.
FERI ANDIKA PRATAMA
57
15.
CAHYANING AYU ANDITA
48
16.
CITRA FEBRIANA AYU
56
17.
KUS SRIANI
61
18.
MAHARDIKA WIJAYA
47
19.
MUHAMMAD YUSUF YOGMA
54
20.
PRADYA PURI PUTRI N
52
21.
RIRIT RIDHWAN FATARUDIN
54
22.
SATRIO WICAKSONO
70
23.
WAHYU NURCAHYO
66
24.
AJI SULISTYO
65
25.
ANDI SUSANTO
65
26.
BARIK NURDHIANSYAH
63
27.
CANDRA DUWI IRAWAN
63
28.
DEDY WAHYU SETIAWAN
47
29.
DWI MUSTIKASARI P
52
30.
LINGGAR DASILLEVA
49
31.
PRANANDA ARIS JATMIKA
75
32.
CHRISNA DWI YULIANTO
71
33.
LUPITA WIDASARI
65
34.
MIKAIL ANANDA SAPUTRA
67
35.
RACHMAD ARGO PAMBUDI
40
36.
RESA DWI ARIANTO
55
37.
WIWIN AGUSTINA
53
38.
NOVAL ZACHA ADZANA
31
39.
RISQI PERDANA PUTRA
69
40.
MOCH.SUGIARTO
54
Selengkapnya......